Awali Rangkaian Verfak, KPU Pohuwato Serahkan Dokumen Dukungan Perseorangan di 3 Zona Wilayah

Awali Rangkaian Verfak, KPU Pohuwato Serahkan Dokumen Dukungan Perseorangan di 3 Zona Wilayah

POHUWATO, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Usai menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang tata cara verfak Dokumen dukungan Bapaslon kepara Panitia Pemungutan Suara (PPS) 26-27 Juni kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pohuwato serahkan dokumen verfak bakal calon perseorangan sekaligus Alat Pelindung Diri (APD) ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk selanjutnya ditindaklanjuti (dilakukan verifikasi faktual) oleh petugas PPS.

Terkait pelaksanaan verfak menjadi ranah penyelenggara petugas PPS akan mencari warga yang memberikan dukungan sesuai dengan dokumen yang ada. Kali ini verfak dilaksanakan secara sensus selama 14hari kedepan (29 juni – 12 Juli). Hal ini didasarkan pada ketentuan, PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan, program dan jadwal pilkada.

Tahapan verifikasi faktual ini dilaksanakan selama 14 hari, dan hal ini sudah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 perubahan kedua atas UU Nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah (Pilkada),” kata Firman Ikhwan pada sambutannya di Aula KPU pagi tadi, Senin, (29/06).

Dokumen yang disampaikan ke PPS melalui PPK diantaranya seluruh Dokumen B.1.1-KWK yang asli, BA.5-KWK Surat Pernyataan tidak mendukung,Dokumen Hasil Verifikasi Kegandaan, dan Dokumen Hasil Pengecekan Keberadaan Pendukung dalam DPT Pemilu terakhir (DP4).

Sebagai informasi Total ada 40.501 dukungan Bapaslon yang akan di verfak oleh seluruh PPS.

“Hari ini, kita menyerahkan syarat dukungan bakal paslon kepada seluruh PPK untuk selanjutnya ditindaklanjuti (dilakukan verifikasi faktual),” ungkap Komisioner KPU Pohuwato Divisi Program & Data, Firman Ikhwan.

PPS yang nantinya akan berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Desa (PPD) di wilayah desa PPS masing-masing melakukan verfak secara sensus.

“Jika PPS tidak temukan pendukung yang dicari, nanti dikoordinasikan dengan tim LO untuk nanti dilakukan verifikasi faktual sesuai tahapan yang ada,” jelasnya.

Olehnya dalam penyerahan syarat dukungan itu, KPU juga menyampaikan dokumen kepada 3 (tiga) tim bakal paslon perseorangan (LO) Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Pohuwato Tahun 2020.

Verfak ini juga untuk memastikan secara konstitusional, dukungan rill warga masyarakat tertentu dan atau warga Pohuwato yang memenuhi kriteria hak pilih, terhadap bakal calon perseorangan yang sebelumnya, telah melakukan penyerahan berkas dokumen dukungan kepada KPU Kabupaten Pohuwato, sebagai lembaga tekhnis penyelenggara pemilu di tingkat Daerah.

Secara teknis penyerahan dilakukan serentak dibagi menjadi 3 Zona wilayah Kabupaten Pohuwato. Zona 1 (Lemito, Popayato Timur, Popayato Barat) yang dikoordinir oleh Divisi Sosialisasi & SDM Musmulyadi dan Divisi Hukum & Pengawasan Haryanto Malik dilaksanakan di Kantor Camat Popayato. Untuk Zona 2 (Randangan, Patilanggio, Taluditi & Wanggarasi) dengan titik kumpul di kantor Camat Randangan dikoordinir komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Isandar Alulu. Selanjutnya Zona 3 (Dengilo, Paguat, Marisa, Buntulia, Duhiadaa) di Aula KPU Pohuwato dikoordinir langsung oleh komisioner Divisi Program & Data Firman Ikhwan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya penumpukan massa, mengingat kita masih dalam situasi dan suasana pandemi, maka penting untuk tetap waspada & taat protap kesehatan, demi keselamatan seluruh penyelenggara & masyarakat.

Selain dihadiri oleh unsur Bawaslu Pohuwato, Ketua dan Anggota PPK se Pohuwato, LO Bapaslon Perseorangan, prosesi penyerahan berkas dukungan bakal calon perseorangan, turut dihadiri oleh Komisioner Divisi Hukum & Pengawasan KPU Provinsi  Ramli Ondang Djau beserta jajaran sekretariat KPU Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya Ramli menyarankan agar seluruh PPS dan PPK bersama dengan Panwascam dan jajarannya dapat bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan proses verifikasi faktual.

Mudah-mudahan dalam pelaksanaan kegiatan verfak nantinya seluruh PPK, PPS dapat bersinergi dengan Panwascam dan PPD di desanya masing-masing”, katanya

Terakhir dalam penyampaiannya Ramli berpesan agar PPS memperhatikan 3 (tiga) hal substantif dalam pelaksanaan Verfak, yakni mencocokkan dokumen kependudukan dengan form. B.1.1-kwk perseorangan, meneliti pekerjaan pendukung, serta memperhatikan indikator penetapan status memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. (Hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *