Coklit, data pemilih adalah kunci sukses Pilkada Pohuwato 2020

Coklit, data pemilih adalah kunci sukses Pilkada Pohuwato 2020

POHUWATO, HupmasKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato saat ini tengah fokus melaksanakan 2 tahapan kegiatan sekaligus pada Pemilihan Kepala Daerah Pohuwato Desember mendatang.

Tahapan yang pertama yaitu verifikasi admnistrasi (vermin) dan kegandaan dukungan perbaikan bakal pasangan calon yang maju melalui jalur independen yang dilaksanakan mulai dari tanggal 27 Juli yang akan berakhir besok (Selasa,4/08/2020).

Sedangkan tahapan kedua yang berlangsung sampai saat ini adalah tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih /COKLIT (pada 15 juli – 13 agustus 2020).

Hal ini sesuai jadwal pada PKPU nomor 5 tahun 2020 yang memuat tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota tahun 2020.

Memasuki hari ke 20 pelaksanaan coklit, menurut pantauan Tim monitoring, progres coklit sudah hampir rampung. Meskipun ada beberapa kendala yang dialami saat dilapangan, diantaranya ada penduduk yang belum bisa ditemui, ada juga sebagian penduduk yang sudah pindah ke luar daerah namun data kependudukannya masih tercatat sebagai warga Kabupaten Pohuwato.

Ada sembilan kategori dari tugas PPDP tersebut yaitu (pemilih meninggal, pemilih ganda, pemilih dibawah umur, pemilih pindah domisili, pemilih tidak dikenal, TNI, POLRI, hak pemilih dicabut, pemilih bukan penduduk ). Kemudian mencatat pemilih yang belum masuk kedalam daftar pemilih, dan memperbaiki elemen data pemilih yang berbeda antara A.KWK (daftar pemilih) dengan identitas pemilih.

Coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dilakukan dengan berpedoman pada PKPU 19 tahun 2020 atau buku panduan PPDP yang sudah disiapkan oleh KPU kabupaten Pohuwato dan didistribusikan kepada PPDP melalui PPK (Penitia Pemilihan Kecamatan), dan PPS (Panitia Pemungutan Suara).

Ketua KPU Pohuwato Rinto Ali, Komisioner KPU Pohuwato Divisi Data dan informasi Firman Ikhwan bersama Tim Data sebelumnya telah melakukan monitoring langsung ke beberapa kecamatan, untuk memastikan tahapan yang dilakukan PPDP itu sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Monitoring ini juga sekaligus memastikan kevalidan data pemilih dan pencocokan data kependudukan yang sudah dicoklit (terdaftar) sebagai pemilih di Pilkada Pohuwato 2020 pada Rabu 9 Desember nanti, progres beserta kendala yang dialami petugas dilapangan.

Menurut Rinto, data pemilih ini tentunya merupakan kunci dalam sebuah pemilihan kepala daerah, dalam tahapan COKLIT.

Sementara itu, komisioner divisi Data & Informasi Firman Ikhwan mengatakan, Coklit ini sudah berlangsung selama 20 hari di 104 desa/kelurahan.

Ada 8 (delapan) Kecamatan yang telah selesai 100 persen pelaksanaannya, yaitu kecamatan Popayato, Dengilo, Popayato Barat, Patilanggio, Wanggarasi, Popayato Timur, Duhiadaa dan Lemito , namun sebagian lagi masih ada beberapa desa yang belum rampung.

“Saat ini, sudah ada sekitar 102.247 total pemilih dari 103.236  yang sudah terdata” (Senin,03/08)

Sebagai Informasi, PPDP yang diterjunkan KPU Pohuwato untuk melakukan coklit sebanyak 298 orang atau sesuai jumlah TPS di Pohuwato.

Menyangkut TPS, ia mengatakan, untuk Pilkada Pohuwato tahun ini, ada penambahan TPS sebanyak 58 TPS sehingga total TPS di Pohuwato menjadi 298 TPS.

“Adanya Pandemi Covid-19,maka terjadi perubahan jumlah pemilih setiap TPS. TPS yang direncanakan sebelumnya sebanyak 240 TPS , bertambah 58 TPS menjadi 298 TPS,”ujarnya

Setiap PPDP melakukan coklit di satu TPS. Sudah ada sekitar 275 PPDP yang telah menyelesaikan tugas, sisanya sekitar 23 PPDP yang sementara menjalankan kewajiban mereka. Bahkan, ada PPDP di beberapa kecamatan yang berhasil menyelesaikan pekerjaan hanya dalam waktu lima hari saja.

“Patut di apresiasi atas kerja PPDP yang bisa menuntaskan coklit dalam waktu singkat, Prestasi tersebut menegasikan kesungguhan, kerja keras dan usaha. Capaian yang pantas dibanggakan,” ujarnya.

Firman selaku koordinator Tim Datin optomis pelaksanaan coklit di lapangan oleh PPDP akan tuntas dan capai target sebelum 8 Agustus nanti.

Pertimbangannya karena ditanggal 8 Agustus nanti teman-teman PPS akan bergelut dengan tahapan verifikasi faktual bagi Bapaslon yang nanti lolos verifikasi administrasi perbaikan ini.

“Alhamdulillah, meskipun ada sedikit kendala di lapangan, proses coklit masih bisa teratasi. Hanya saja katanya pihaknya berpacu dengan waktu, karena sesuai jadwal tahapan pelaksanaan Coklit (hingga 13 Agustus), hal ini akan berbarengan dengan Verfak perbaikan (8-16 Agustus),”ungkapnya.

“Kita (KPU) pacu pelaksanaan coklit dan kami targetkan Coklit tuntas sebelum pelaksanaan verfak perbaikan 8 agustus nanti, agar beban kerja teman-teman PPS lebih ringan dan bisa fokus pada satu kegiatan saja, mengingat data yang akan di verfak juga tidak dalam jumlah yang sedikit” tambahnya.

Firman menegaskan agar para petugas yang sedang mendata di lapangan bisa memastikan seluruh masyarakat ini terangkum dengan rapi sesuai dengan DPT. Sehingga masyarakat pun dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada nanti.

Selama tahapan COKLIT ini berlangsung, dihimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar kedalam daftar pemilih agar bisa melaporkan diri dengan syarat membawa identitas diri seperti KTP dan KK ke-sekretariat PPS wilayah setempat atau dengan melapor ke kantor KPU melalui kontak person 085256912590 / 082275604410 agar semua masyarakat bisa masuk kedalam daftar pemilih. Sehingga target untuk mewujudkan pesta demokrasi (Pilkada Pohuwato) yang sukses akan bisa terwujud. (***)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *