Gelar GCS, KPU Pohuwato resmi lepas 298 PPDP coklit ke rumah warga

Gelar GCS, KPU Pohuwato resmi lepas 298 PPDP coklit ke rumah warga

POHUWATO, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato secara resmi melepas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, pada gelar apel Siaga Gerakan Coklit Serentak (GCS) Sabtu (18/7/2020)

Sebelumnya KPU meluncurkan Gerakan Klik Serentak (GKS) yang menjadi bagian dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2020 pada 15 Juli kemarin.

Perlu diketahui GCS diikuti oleh 21.210 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 140.241 Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan 300.017 PPDP di 309 kabupaten/kota, yang tersebar di 270 daerah pemilihan, yaitu sembilan provinsi (meliputi 48 kabupaten/kota), 224 kabupaten, dan 37 kota.

Untuk Kabupaten Pohuwato sendiri, pelaksanaannya dipusatkan di 2 titik wilayah Kabupaten Pohuwato (Kecamatan Marisa dan Kecamatan Randangan) dan diikuti oleh 298 PPDP yang berlangsung di 13 Kecamatan kabupaten Pohuwato.
Ketua KPU Pohuwato Rinto Ali memimpin langsung apel siaga GCS yang berlangsung di lapangan Ormas Marisa.

Kegiatan GCS turut dihadiri oleh Bupati Pohuwato H. Syarif Mbuinga,S.Pd.I.,SE.,MM, Ketua KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem, Komisioner Divisi Hukum dan pengawasan Prov. Gorontalo Ramli Ondang Djau beserta jajaran sekretariat KPU Provinsi Gorontalo, Bawaslu, unsur Forkopimda Kabupaten Pohuwato

Sementara di Kecamatan Randangan dikoordinir langsung oleh Komisioner Divisi Informasi & Data Firman Ikhwan, dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Iskandar Alulu.

Berbeda dengan GKS, dimana masyarakat (Pemilih) dapat mengecek datanya dalam daftar pemilih melalui situs resmi www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id, Dalam situs tersebut dapat diketahui apakah dirinya sudah ada di dalam daftar pemilih atau belum, sampai kemudian nanti KPU akan menetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Dalam metode Coklit, PPDP melakukan coklit dengan menemui pemilih secara langsung satu per satu sesuai undang-undang (UU) dan Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur tentang pencocokan dan penelitian.  

Pelaksanaan coklit masih tetap sama seperti pilkada sebelumnya. Namun, proses coklit kali ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh penyelenggara sudah di tes rapid, jika ada petugas yang hasil pemeriksaannya reaktif, maka akan diistirahatkan, dan tugasnya akan dilaksanakan oleh petugas lain”, kata Rinto pada awal sambutannya.

Ditambahkan pula bahwa petugas (PPDP) diwajibkan memenuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan sekali pakai, pelindung wajah, menjaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun”, tambahnya

Dalam kesempatan yang sama Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga,S.Pd.I.,SE.,MM menyambut baik pelaksanaan GCS. Harapannya, pada pelaksanaan Coklit di lapangan ini bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat supaya turut aktif mengecek data dirinya sudah terdata sebagai pemilih atau belum sebagai peserta pemilihan Bupati & Wakli Bupati Pohuwato, yang pencoblosannya berlangsung pada 9 Desember 2020 nanti.

Dan kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan pesta rakyat bisa menjalankan peran dan fungsinya masing-masing sesuai aturan yang berlaku.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Ini pesta kita, pesta rakyat, pesta kita semua. Jadi marilah kita berpartisipasi aktif dan bekerja secara maksimal, Insya Allah Pilkada di kabupaten Pohuwato dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ucapnya.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, maka membuktikan KPU beserta jajaran, sudah siap melaksanakan proses pemutakhiran data pemilih.

Beliau berharap masyarakat dapat bekerja sama menerima setiap PPDP yang mendatangi rumah-rumah warga. Masyarakat hanya diminta menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk dilakukan pencocokan dengan data A-KWK yang dipegang oleh PPDP.

“Harapan kita, kepada masyarakat supaya bisa menerima petugas kami (PPDP). Sehingga proses pencoklitan bisa berjalan dengan baik, dan bagi warga-warga juga bisa menyampaikan kepada tetangganya, agar tetangga juga tahu bahwasannya hingga tanggal 13 Agustus nanti ada proses pencoklitan,” jelasnya.

Ia menegaskan kepada seluruh PPDP, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar bekerja secara maksimal dalam melakukan coklit ini.

“Kepada seluruh petugas, Selamat bekerja, bekerjalah dengan Selamat” pungkasnya.

Setelah pelaksanaan apel GCS, dilanjutkan dengan coklit oleh petugas PPDP dengan  mendatangi rumah dinas Bupati H. Syarif Mbuinga,S.Pd.I.,SE.,MM. (hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *