Hari Terakhir Penyerahan, 2 Bapaslon Jalur independen Pilkada Pohuwato 2020 Penuhi syarat dukungan Perbaikan

Hari Terakhir Penyerahan, 2 Bapaslon Jalur independen Pilkada Pohuwato 2020 Penuhi syarat dukungan Perbaikan

Hupmas, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Setelah dinyatakan masih kurang dukungan sebagai syarat pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, tiga bakal pasangan calon independen harus segera penuhi kekurangan sebelum masa perbaikan berakhir.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, sesuai jadwal tahapan dalam PKPU 5 Tahun 2020 memberikan waktu untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan syarat dukungan itu hanya sekitar 3 hari dari 25 hingga hari ini 27 Juli 2020 pukul 00.00 Wita.

Hari ini (Senin, 27/07) dengan waktu yang berbeda bertempat di aula KPU Pohuwato, dua pasangan independen (Ibrahim Bouti-Miswar Yunus dan Amin Haras-Zunaid Hasan) bersama masing-masing Tim Lo Bapaslon menyerahkan berkas dukungan perbaikan untuk maju Pilkada Pohuwato 2020, setelah sehari sebelumnya (Minggu, 26/07) Bapaslon dari jalur independen lainnya (Hamdi-Zairin) juga telah melakukan hal yang sama.

Ibrahim Bouti-Miswar Yunus melakukan registrasi pukul 15.43 wita, sedangkan bapaslon Amin Haras-Zunaid Hasan pukul 21.17 wita. Kedua Dokumen Syarat Dukungan Perbaikan bapaslon diterima langsung oleh Ketua KPU Pohuwato Rinto Ali, didampingi anggota komisioner bersama Tim Pokja Pencalonan.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sesuai ketentuan KPU nomor 4/PL.02.2-Kpt/7504/KPU.Kab/X/2019 tentang syarat minimal dukungan wilayah Kabupaten Pohuwato untuk maju sebagai Bakal Pasangan Calon Perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato adalah 9.984 dukungan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi verifikasi dukungan yang dilakukan KPU Pohuwato, beberapa waktu lalu, jumlah syarat dukungan ketiga bapaslon yang maju lewat jalur independen ini dinyatakan belum memenuhi syarat.

Pada kesempatan yang sama Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Iskandar Alulu mengatakan, sesuai aturan pada PKPU nomor 18 tahun 2019 pasal 32a, jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan tim bapaslon independen ke KPU agar bisa maju pilkada minimal dua kali lipat dari jumlah kekurangan itu.

Untuk bapaslon Ibrahim Bouti-Miswar Yunus jumlah dukungan yang diserahkan/di-input dan telah submit secara online di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU sejumlah 6.404 dukungan. Hal yang sama juga bapaslon Amin Haras-Zunaid Hasan serahkan dukungan sejumlah 11.243.

Jumlah yang diserahkan oleh bapaslon ini sudah lebih mencukupi untuk menutup kekurangan masing-masing dukungan yang seharusnya 4.362 dukungan untuk bapaslon Ibrahim Bouti-Miswar Yunus, dan 9.982 bapaslon Amin Haras-Zunaid Hasan, artinya kedua bapaslon ini ada ketambahan berkas dukungan untuk diverifikasi.

Kendati demikian, berkas dukungan tambahan yang diserahkan oleh kedua bapaslon ini semuanya tetap akan melalui proses pengecekan dan verifikasi administrasi oleh Tim (Pokja Pencalonan) KPU terlebih dulu.

“Setelah penyerahan, tim kami (pokja) akan melakukan pengecekan dan penghitungan  terlebih dahulu. Kemudian Verifikasi faktual dilakukan terhadap pendukung yang berkasnya lolos tahap verifikasi administrasi”, katanya.

“Untuk jadwalnya Vermin ini sesuai tahapan pada PKPU 5 Tahun 2020 sampai dengan 4 Agustus. Hasil vermin jika melebihi jumlah kekurangan untuk menutup syarat minimal dukungan maka dilanjutkan verfak. Tahapan Verfak pada 8 -16 Agustus 2020” tuturnya.

“Saat ini 2 bapaslon (Hamdi Alamri-Zairin T.D Maksud dan Ibrahim Bouti-Miswar Yunus) telah selesai dilakukan pengecekan dan penghitungan oleh Tim Pokja kami, sudah diberikan BA1-KWK Perbaikan dan Tanda Terima Penyerahan Perbaikan, sementara untuk Bapaslon Amin Haras-Zunaid Hasan masih sementara dalam proses pengecekan dan penghitungan”, ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *