Jejak si Kancil, Sosialisasi Kawasan Terpencil sapa warga Desa Padengo Kec. Dengilo

Jejak si Kancil, Sosialisasi Kawasan Terpencil sapa warga Desa Padengo Kec. Dengilo

POHUWATO, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada tanggal 9 Desember 2020 itu bisa dikatakan berbeda dengan pilkada sebelumnya karena ada wabah covid-19. Indikatornya, menurut World Health Organozation (WHO), pandemi corona akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini sepanjang belum ditemukan vaksinnya.

Dalam konteks pandemi, mungkinkah angka partisipan diatas 86% digapai? Atau, bagaimana upaya meningkatkan angka partisipan dalam pilkada serentak 2020 di tengah pandemi corona?

KPU Pohuwato dalam hal tersebut sebelumnya telah berupaya meningkatkan kualitas dan partisipasi pemilih dengan cara menyebarluaskan informasi kepemiluan & tahapan pemilihan melalui sosialisasi-sosialisasi ke sekolah, organisasi kemahasiswaan, majelis taqlim dan seluruh lapisan masyarakat. Khususnya warga di daerah terpencil yang selama ini minim menerima informasi harus mendapat prioritas sebagai target sasaran sosialisasi.

Namun, dalam situasi seperti ini, KPU sebagai penyelenggara pilkada, harus mampu menavigasikan tahapan pilkada dengan protokol kesehatan dan mitigasi risiko untuk mengurangi ketakutan orang akan infeksi virus Covid-19.

Tim Sosilialisasi (Ketua Komisioner KPU Kabupaten Pohuwato Rinto Ali, Divisi SDM, Sosialisasi dan Parmas Musmulyadi Hunowu, Divisi Teknis Penyelenggaan, Iskandar Alulu, Divisi Hukum & Pengawasan Haryanto Malik, Kasubag Teknis Yatik Kalil bersama staf) menyambangi Padengo sebagai salah satu wilayah prioritas sasaran pelaksanaan sosialisasi.
Turut hadir seluruh PPK Kec. Dengilo, PPS Desa Padengo, Kepala Desa dan masyarakat Desa Padengo.

“Sosialisasi ke masyarakat terpencil di tengah pandemi merupakan tantangan tersendiri. Kami peyelenggara (KPU) bersama PPK/PPS dengan jargon “KPU Melayani” selalu siap melayani masyarakat dengan kondisi apapun di lapangan”, kata Rinto pada sambutannya kepada warga Padengo Kecamatan Dengilo.

Sekilas tentang Desa Padengo, desa ini berada dalam wilayah Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato.
Desa Padengo terdiri atas tiga dusun, yaitu Dusun Peyato, Piloheluma dan Wobudu. Padengo dihuni oleh penduduk 1.223 jiwa dengan jumlah pemilih yang tercatat dalam DPT di desa ini kurang lebih 800 pemilih.

Sosialisasi dilaksanakan sore hari, Jumat(03/07/2020). Sembari menunggu yang lain, Tim sosialisasi dari KPU Pohuwato melakukan bincang-bincang santai sambil diskusi ringan terkait Tahapan pelaksanaan pemilihan sesuai PKPU 5 Tahun 2020 dirumah salah satu warga Padengo.

Lebih lanjut Divisi Sosialiasi SDM, Musmulyadi mengatakan bahwa daerah terpencil seperti Padengo ini memang harus diprioritaskan untuk mendapatkan informasi yang lengkap mengenai tahapan Pilkada 2020 ini.

“Harapan kami, warga di Padengo tidak ketinggalan informasi dibanding warga di daerah lain yang memang sangat mudah mengakses informasi. Kami perlu prioritaskan untuk didatangi secara khusus daerah-daerah seperti Padengo,” ungkapnya.

Diinformasikan pula kepada masyarakat yang hadir, bahwa Pilkada serentak yang seyogyanya dilaksanakan pada 23 September 2020 karena ada wabah covid-19 dijadwalkan pada tanggal 9 Desember 2020.

Terkait jadwal & pelaksanaan Tahapan, berdarkan pada PKPU 5 Tahun 2020 Divisi Teknis Penyelenggaraan Iskandar Alulu mengatakan, lanjutan Pilkada ditengah pandemi akan ada banyak penyesuaian terhadap hal-hal teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Namun masyarakat tak perlu khawatir, sebab dalam hal ini KPU sudah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan untuk melaksanakan setiap kegiatan tahapan lanjutan dengan tetap memperhatikan (disiplin) protap kesehatan.

“Kita pastikan bahwa seluruh penyelenggara dalam kondisi yang sehat dan tidak terinfeksi virus corona sehingga bisa melakukan tahapan pilkada dengan baik”, tuturnya.

Lanjut dia, seluruh penyelenggara selain dibekali Alat Pelindung Diri (APD) wajib di rapid test. Hal ini merupakan salah satu bentuk kewaspadaan KPU untuk tidak membuat masyarakat khawatir saat penyelenggara pilkada melakukan tahapan seperti yang sedang berlangsung saat ini verifikasi faktual sampai pada 12 Juli kedepan, ataupun pemutakhiran data pemilih nanti.

Pada kesempatan yang sama, komisioner KPU Divisi Hukum Haryanto Malik mengatakan: “Secara politik hukum, UU No. 32 Tahun 2004 membuka kran mekanisme pilkada dilaksanakan secara langsung. Rakyat secara langsung dapat menentukan dan memilih pasangan calon yang dianggap terbaik dalam memperjuangan (daerah) mereka”, jelasnya.

Pada Pilkada nanti walau ditengah pandemi, tingkat partisipasi warga diharapkan meningkat dibanding Pemilihan sebelumnya.

Demi kesuksesan Pemilihan Desember mendatang, diperlukan dukungan & partisipasi aktif dari semua pihak dalam menentukan dan memilih Pemimpin terbaik Bumi Panua Daerah tercinta kita, Pohuwato.

“Peran masyarakat dalam partisipasi aktif memastikan diri, keluarga, dan masyarakat berhak terdaftar dalam DPS/DPT. Jangan sampai pada pelaksanaannya nanti kita tidak menggunakan kesempatan Hak Pilih itu”, tutupnya.

Diakhir acara, selain menyampaikan informasi tahapan Pilkada Pohuwato 2020, Tim sosialisasi KPU Pohuwato juga membagikan bahan-bahan sosialisasi berupa Kipas sebagai souvenir. (hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *