Jelang verfak, KPU Pohuwato Gelar Bimtek Penguatan Kelembagaan bagi seluruh PPS

Jelang verfak, KPU  Pohuwato Gelar Bimtek Penguatan Kelembagaan bagi seluruh PPS

POHUWATO, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Pasca penundaan akibat pandemi Covid-19, Tahapan Pemilihan Serentak Bupati dan wakil Bupati Pohuwato 2020 kembali berlanjut mulai tanggal 15 Juni 2020.

Dalam rangka merapatkan barisan sekaligus menyiapkan bekal menuju perhelatan Pilkada Pohuwato tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) penguatan kelembagaan terhadap seluruh Penyelenggara di tingkat PPS se kabupaten Pohuwato.

Mengingat untuk kegiatan Verifikasi Faktual (Verfak) dengan metode sensus ini akan melibatkan  seluruh PPS se Kabupaten Pohuwato.

Pelaksanaan Bimtek selama 2 (dua) hari tersebut dibagi menyesuaikan jadwal masing-masing kecamatan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kegiatan mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak. Mengingat masih dalam pandemi covid-19, maka seluruh pelaksanaan kegiatan tahapan tetap harus memerhatikan protap yang ketat.

Untuk hari pertama (Jumat 26/06/2020) dilaksanakan di 6 wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Dengilo, Paguat, Marisa, Buntulia, Duhiadaa & Patilanggio. Dihari kedua (Sabtu, 27/06/2020) pelaksanaannya di 7 wilayah barat Pohuwato yaitu kecamatan Randangan, Lemito, Popayato Timur, Popayato & Popayato Barat.

Bimtek ini melibatkan seluruh jajaran komisioner sebagai narasumber, Sekretaris, Kasubag beserta staf sekretariat KPU Kabupaten Pohuwato.

Koordinator Divisi Teknis KPU Pohuwato, Iskandar Alulu dalam paparannya mengungkapkan bahwa tanggal 29 Juni-12 Juli nanti merupakan masa verifikasi faktual Bapaslon perseorangan yang dilaksanakan oleh PPS.

”Sesuai Tahapan dan jadwal, verifikasi faktual Bakal Pasangan Calon Perseorangan akan dilaksanakan dari tanggal 29 Juni – 12 Juli 2020. Untuk itu mekanisme pelaksanaannya wajib dipahami oleh seluruh penyelenggara di PPS dan PPK. Dan saat melakukan sensus untuk verfak nanti, semua prosedur tetap memperhatikan protokol kesehatan”, katanya

Pada kesempatan yang sama komisioner Divisi Sosialisasi & SDM Musmulyadi Hunowu, turut mengungkapkan bahwa Acara  penguatan kelembagaan bagi PPS ini dibuat dengan harapan dapat menambah kemantapan dan kesiapan seluruh penyelenggara  di tingkat PPS menghadapi Pilkada Tahun 2020.

Ketua KPU Pohuwato, Rinto Ali juga mengapresiasi acara yang dilaksanakan selama dua hari tersebut. Beliau menyampaikan bahwa acara penguatan kelembagaan ini penting dilaksanakan untuk kesiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pohuwato Tahun 2020.

“Bagaimana kita tahu, bahwa lembaga KPU ini adalah lembaga negara yang merupakan perwujudan supremasi sipil di negara kita. Harus ada pemahaman yang benar dari setiap awak KPU mengenai bentuk lembaga kita ini, termasuk PPS sebagai penyelenggara di tingkat Desa”, tuturnya.

Pesan khusus Rinto, sapaan akrabnya agar setiap personel PPS mempunyai arah perjuangan yang sama dengan lembaga KPU untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan. Ia mewanti-wanti agar tidak mendahulukan kepentingan pribadi di atas kepentingan lembaga.

“Kami secara kelembagaan meminta agar PPS & PPK menjalankan proses dengan baik berdasarkan regulasi. Kajian secara teknis tentang verifikasi faktual dimaksimalkan. Sukses penyelenggaraan pilkada ini bergantung pada setiap personelnya, “ pesannya. (Hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *