KPU Pohuwato Musnahkan Surat Suara Rusak

KPU Pohuwato Musnahkan Surat Suara Rusak

HUPMAS – Jelang pesta demokrasi yang tinggal hitungan jam lagi terlaksana itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato memusnahkan kurang lebih 2.000 lembar surat suara, Selasa (8/12/2020).

Pemusnahan surat suara dipimpin Ketua KPU Pohuwato di halaman samping KPU didampingi Anggota Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Iskandar Alulu, Divisi Sosialisasi Parmas dan SDM Musmulyadi Hunowu, dan Divisi Hukum Pengawasan Haryanto Malik, Sekretaris KPU Kisman Mooduto, serta Kasubbag Umum dan Logistik Darwin Nento pada selasa malam sekitar pukul 19.30 WITA.

Ketua KPU Pohuwato Rinto W. Ali mengatakan, surat suara yang dimusnahkan itu sudah rusak atau tidak terpakai karena tidak layak.  “Jumlahnya kurang lebih 2000 lembar yang terdiri dari 140 lembar rusak dan yang berlebih ada 1.860 lembar. Tadi kami sudah lakukan pemusnahan dengan disaksikan pihak kepolisian juga Bawaslu,” ujarnya usai pemusnahan surat suara.

Hal ini sesuai ketentuan pada Keputusan KPU nomor 421/HK.03-Kpt/07/KPU/IX/2020 Tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Pemeliharaan Dan Inventarisasi Logistik Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota.

Dimana dalam hal Logistik yang diterima jika melebihi kebutuhan, maka pemusnahan surat suara Pemilihan yang rusak, cacat, dan/atau berlebih dilakukan sebelum hari pemungutan suara yang disaksikan oleh KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu Kabupaten/Kota, serta Kepolisian Republik Indonesia setempat, dan dituangkan ke dalam Berita Acara.

Lebih lanjut dikatakan, surat suara yang dimusnahkan itu adalah surat suara yang tidak layak, dengan kondisi diantaranya : Hasil cetak surat suara kotor atau tidak merata, gambar yang tidak jelas, Surat suara kusut/mengkerut, sebagian surat suara ada bekas tusuk yang bisa saja seperti mengarahkan kepada salah satu paslon, terdapat gradasi warna (noda) pada kolom foto/nama/nomor urut paslon, dan selebihnya merupakan kertas suara yang lebih dari jumlah pemilih tetap.

Turut hadir menyaksikan Kapolres Pohuwato AKBP Teddy Rayendra, S.IK. M.IK, perwakilan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pohuwato, dan sejumlah awak media.(ADj)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *