Persiapkan Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan, KPU Pohuwato Bimtek PPK

Persiapkan Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan, KPU Pohuwato Bimtek PPK

POHUWATO, https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pohuwato usai menggelar Rakor terkait Persiapan Verifikasi Faktual (verfak) kembali melanjutkan agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) sore tadi terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Aula KPU pada Rabu, (24/6/2020 ).

Bimtek yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Pohuwato Rinto Ali ini digelar dalam rangka persiapan penyelenggaraan Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Pohuwato Tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 yang akan berlangsung Desember 2020 mendatang. Adapun materi bimtek yang disampaikan mengenai seputar teknis pelaksanaan verfak di lapangan.

Seperti diketahui, pemerintah bersama dengan KPU dan sejumlah stakeholder lainnya sepakat untuk menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Pelaksanaan Pilkada tetap dilakukan walaupun hingga kini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.

“Titik pentingnya adalah isu keselamatan penyelenggara, pemilih dan dampaknya. Harus ada jaminan keselamatan (Pilkada serentak 9 Desember),” kata Rinto Ali, Ketua KPU Pohuwato saat Rakor Persiapan Verifikasi Faktual bersama Tim Bapaslon & Stakeholder di Aula KPU Pohuwato siang tadi.

Materi awal disampaikan langsung oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan Iskandar Alulu, beliau menjelaskan tentang Prosedur Verifikasi Faktual Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan yang meliputi Persiapan, prosedur pelaksanaan verfak, jenis formulir dan langkah-langkah verfak berkas dukungan pasangan bakal calon perseorangan peserta Pilkada Pohuwato 2020.

Dilanjutkannya lagi, untuk efektifitas dan efisiensi waktu yang tersedia selama empat belas hari, bakal diatur skema sensus untuk melaksanakan verfak, setelah PPK mendistribusikan berkas dukungan perseorangan dengan jumlah kurang lebih 40,585 yang akan diverfak secara sensus oleh PPS di 104 Desa.

Perlu diingat, saat melakukan sensus untuk verfak ini, PPS harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menyediakan masker dan hand sanitizer, pelindung wajah & Sarung Tangan untuk semua petugas.

Lebih lanjut Materi e-verfak disajikan oleh Divisi Program & Data Firman Ikhwan.

Untuk diketahui, E-verfak merupakan aplikasi yang diciptakan untuk memudahkan KPU mengontrol seluruh aktivitas & kinerja PPS, dan ini adalah cara KPU menunjukkan kerja transparan dan berintegritas. Sebab, dalam proses e-Verfak nantinya seluruh aktivitas & progres kegiatan yang dilakukan oleh PPS dapat dipantau secara online oleh KPU.

Mengingat waktu tinggal 2 hari ini, nantinya akan dijadwalkan kembali Bimtek Verfak untuk PPS secara daring, dan untuk simulasinya secara teknis juga akan dipersiapkan. Harapannya dengan e-verfak ini akan memudahkan KPU mengontrol kinerja teman-teman penyelenggara, olehnya kita perlu membuat satu SOP (standard operating procedure), termasuk pengaturan, bagaimana target kualitas pilkada dicapai. Jangan sampai semua aturan hanya memenuhi protokol kesehatan, tetapi protokol election-nya tidak ada,” tutupnya. (Hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *