Rakor Verfak & Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020, Rapid Tes & Penggunaan APD bagi PPS saat verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan menjadi keharusan

Rakor Verfak & Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020, Rapid Tes & Penggunaan APD bagi PPS saat verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan menjadi keharusan

POHUWATO https://kab-pohuwato.kpu.go.id/ – KPU Pohuwato gelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Stakeholder dan Tim Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) terkait Persiapan Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pemilihan Serentak Lanjutan Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Pohuwato Tahun 2020. Rabu, (24/06/2020)

Rapat Koordinasi dihadiri oleh Bawaslu Pohuwato, Polres Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, Kejari Marisa, Bakesbang Politik dan Linmas, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Pihak Rumah Sakit & Pimpinan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pohuwato,  serta Tim dari 3 (tiga) Bakal Pasangan Calon Perseorangan.

Acara yang dibuka oleh Rinto W. Ali selaku Ketua KPU Pohuwato tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan PKPU 5 Tahun 2020 Tahapan lanjutan sudah dimulai sejak 15 Juni 2020. Hal ini sesuai  kesepakatan dalam rapat kerja virtual antara Komisi II DPR bersama bersama pemerintah dan KPU (Rabu, 27/05) yang memutuskan pelaksanaan Pemilihan kepala daerah ( pilkada) yang direncanakan pada 9 Desember 2020 nanti.

Pembahasan utama dalam rakor adalah, persiapan pelaksanaan Verifikasi Faktual (Verfak) pilkada serentak dengan protokol kesehatan Covid-19 mengingat pelaksanaan pilkada lanjutan masih berlangsung ditengah pandemi saat ini.

Olehnya KPU telah merancang sejumlah langkah-langkah khusus, diantaranya adalah:

  • Langkah adaptasi dan kajian ulang terhadap kegiatan tahapan Pilkada terkait regulasi. Sebab Pelaksanaan tahapan di tengah pendemi tentunya akan ada penyesuaian terhadap hal-hal teknis seperti kegiatan verfak, pencocokan dan penelitian (coklit), pelaksanaan kampanye, sampai pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara nanti.
  • Kesiapan dana/Anggaran, utamanya kesiapan semua penyelenggara termasuk anggota badan adhock sudah diaktifkan kembali, tinggal rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
  • Tiap tahapan Pilkada yang harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga penyelenggara harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Pemerintah.

“Mengingat situasi nasional maupun lokal masih dalam tahap pengendalian wabah covid-19, maka setiap tahapan pilkada akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Rinto.

Adapun tahapan yang tertunda adalah verifikasi faktual bakal calon perseorangan nantinya akan dilanjutkan pada 24 juni ini yang akan dilaksanakan secara sensus.

Dalam rangka menjamin keselamatan semua pihak, KPU memastikan semua penyelenggara harus di Rapid Tes (termasuk badan Ad Hoc), dan saat verifikasi nanti menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Titik pentingnya adalah keselamatan penyelenggara, pemilih dan dampaknya. Harus ada jaminan keselamatan. Kenapa demikian? Karena pada pelaksanaan kegiatan ditengah pandemi kita harus meyakinkan kepada masyarakat bahwa pihak penyelenggara dipastikan sehat (bebas Covid-19). Hal ini sesuai Surat KPU RI nomor 481/PL.02.2-SD/6/KPU/VI/2020 tentang Pelaksanaan Verifikasi Faktual dalam Pemilihan Tahun 2020.” jelasnya

Penggunaan APD bagi PPS saat verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan menjadi keharusan terlebih dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilihan di lapangan harus memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran dari Tim Gugus Tugas covid-19, sehingga diperlukan edukasi dari desa/ kelurahan kepada masyarakat tentang adanya verifikasi faktual bakal calon perseorangan ini,” tambahnya.

Selanjutnya Pimpinan Gugus Tugas Ramon Abdjul menyampaikan kecendrungan di Pohuwato merupakan zona relatif aman, sebab sampai dengan hari ini perkembangan kasus tidak ada yang positif, tetapi tetap melaksanakan standar covid-19 dalam beraktivitas. Beliau pun mengatakan akan mendukung dan mendampingi setiap kegiatan yang dilaksanakan KPU.

“Di setiap pelaksanaan kegiatan nanti kita akan turut serta mendampingi, demi suksesnya Pemilihan Kepala Daerah di Bumi Panua, mudah-mudahan saat pemilihan nanti kita semua sudah bebas dari corona”, kata Ramon

Selanjutnya pemaparan materi  oleh Musmulyadi Hunowu, Divisi Partisipasi Masyarakat, dan SDM tentang Jadwal Tahapan lanjutan yang ada pada PKPU Nomor 5 Tahun 2020 serta penjelasan terkait Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan Tahun 2020 dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Puncak acara inti pemaparan lebih detail dari  Divisi Teknis Penyelenggaraan, Moh. Iskandar Alulu tentang Prosedur Verifikasi Faktual Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan yang meliputi Persiapan, pelaksanaan verifikasi faktual, jenis formulir dan langkah-langkah verifikasi faktual sekaligus diskusi bersama.

Pada akhir acara ditutup oleh Ketua KPU, Rinto Ali. Beliau mengatakan saat ini KPU membutuhkan dukungan semua pihak, agar penyelenggaraan Pilkada 2020 berjalan lancar. Dan untuk Tim Bakal Pasangan Calon Perseorangan harapannya bisa mencermati Surat KPU RI Nomor 82 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Penyerahan Dukungan Dan Verifikasi Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. (Hupmas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *