Sepuluh hari menjelang Pilkada Serentak, KPU Sosialisasikan Mekanisme Pelaksanaan Putungsura ke Tim Paslon

Sepuluh hari menjelang Pilkada Serentak, KPU Sosialisasikan Mekanisme Pelaksanaan Putungsura ke Tim Paslon

HUPMAS  – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pohuwato menggelar sosialisasi tatap muka, terkait mekanisme petunjuk teknis pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang kepada Tim Bakal Pasangan Calon pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato Tahun 2020, Sabtu(28/11/2020)

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat KPU Pohuwato tersebut dipimpin langsung Ketua KPU Pohuwato Rinto W. Ali didampingi Komisioner Divisi SDM dan Parmas, Musmulyadi Hunowu, dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Iskandar Alulu.

“Dasar hukum pelaksanaan sosialisasi ini adalah PKPU Nomor 18 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota,” katanya.

Selain itu, beliau menambahkan bahwa dasar hukum lainnya, adalah PKPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Lanjutan Tahun 2020 Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease Tahun 2019.

Terkait pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, nantinya akan diterapkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, di mana seluruh TPS akan dilengkapi dengan alat pendukung prokes. Demikian juga para pemilih diharuskan menggunakan masker serta petugas penyelenggara harus mengenakan APD lengkap.

“Dalam Pilkada kami utamakan keselamatan semua orang jadi dalam proses pemilihan dan penghitungan suara nanti kami mengikuti protokol Kesehatan, ” jelasnya.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Iskandar Alulu menambahkan, teknis pemungutan dan penghitungan suara, di samping kepatuhan terhadap Prokes, juga legalitas pendamping pemilih disabilitas dan orangtua jompo. Keabsahan perpindahan pemilih antar kecamatan serta keabsahan pemilih dengan membawa identitas diri E-KTP dan identitas lainnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Sosialisasi Parmas dan SDM Musmulyadi Hunowu mengatakan bahwa ada 15 hal baru yang akan diterapkan di TPS nanti.

“Penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi Covid-19 tahun 2020 ini juga ditetapkan jumlah pemilih dalam satu TPS yakni maksimal 500 orang dan jadwal pencoblosan juga ditetapkan dimulai sejak pukul 07.00 – 13.00 WITA (disesuaikan waktunya agar tidak terjadi penumpukan pada jam-jam tertentu). Adanya, larangan berdekatan (physical distancing), tidak bersalaman di TPS, wajib mencuci tangan, setiap pemilih wajib menggunakan masker saat datang ke TPS, tersedianya sarung tangan plastik di TPS untuk para pemilih, petugas TPS akan menggunakan pelindung wajah, akan disediakan masker ganti, para pemilih juga diharuskan membawa alat tulis sendiri, tersedianya tisu kering, pengukuran suhu tubuh, selain itu TPS akan disemprot disinfektan, penggunaan tinta tetes dan yang terakhir, adalah tersedianya bilik khusus bagi yang sakit,” paparnya.

Selanjutnya, beliau berharap kepada para Tim Paslon dapat menjadi corong informasi dengan menyampaikan segala hasil sosialisasi ke seluruh pendukungnya disaat kampanye.

“Ini merupakan upaya mensosialisasikan kepada masyarakat tentang cara dalam pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Di mana dengan adanya sosialisasi ini, Tim paslon dapat melanjutkan informasi ini kepada masyarakat pendukungnya,” katanya.

“Untuk itu, kiranya informasi penting ini dapat terserap oleh masyarakat dan pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, dapat menjamin keselamatan dan kenyamanannya serta dapat terlaksana dengan baik, ” pintanya.

Dalam pertemuan itu juga membahas persiapan pelaksanaan debat antar paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato Tahun 2020.
 
Sebagai informasi, Pelaksanaan Debat Publik terakhir antar paslon digelar pada Sabtu 5 Desember mendatang di Kabupaten Pohuwato. Hal ini sesuai kesepakatan bersama masing-masing Tim Paslon

“Jika pelaksanaan debat sebelumnya dilaksanakan di Kota Gorontalo, namun untuk Debat Publik antar paslon terakhir ini pelaksanaannya di Kabupaten Pohuwato, untuk lokasinya masih kita (KPU) survei”, bebernya.

“Tentunya kita semua sama-sama berharap, penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pohuwato Tahun 2020 dapat berjalan dengan damai, aman, lancar serta berkualitas. Untuk mewujudkan itu semua, perlu adanya kerjasama dari kita semua, ” harapnya.

Turut hadir dalam acara, Anggota Bawaslu, perwakilan Kodim 1313/Pht, dan Polres Pohuwato. (ADj)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *