Tindak lanjut kebijakan Pemprov, KPU hadiri Rakor bersama Pemkab Pohuwato

Tindak lanjut kebijakan Pemprov, KPU hadiri Rakor bersama Pemkab Pohuwato

HUPMAS – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato menghadiri Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dan Dinas serta unsur tekait sebagai pemangku kepentingan.

Rapat yang digelar di Aula Panua II  dihadiri oleh Ketua Bawaslu, Kapolres Pohuwato, Dandim 1313/Pohuwato, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pohuwato, Gugus tugas covid 19, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato. (Senin 13/09/2020)

Hamka Nento selaku Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato membuka langsung acara. Beliau menyampaikan bahwa tujuan diadakan Rapat Koodinasi ini adalah sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo Terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam Rakorsus secara virtual Pengamanan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam rangka Pilkada Serentak(11/09) mengusulkan kepada seluruh pasangan calon (paslon) kepala daerah, termasuk partai politik hingga tim sukses, agar membuat komitmen untuk taat terhadap protokol kesehatan demi mencegah Covid-19.

Komitmen bersama ini sejalan dengan teguran Mendagri RI, Tito Carnavian kepada para calon petahana yang diduga melanggar protokol kesehatan. 

Menanggapi hal tersebut Ketua KPU Pohuwato Rinto W.Ali menyampaikan beberapa hal tentang proses pelaksanaan pilkada yang saat ini tengah berlangsung.

Beliau mengatakan bahwa saat ini sesuai jadwal tahapan dalam PKPU 5 Tahun 2020, KPU sedang mematangkan kesiapan menghadapi tahapan penetapan pasangan calon(23 September) dan pengundian nomor urut pasangan calon(24 September) serta Masa kampanye sendiri direncanakan akan digelar pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Dalam konteks pilkada di tengah pandemi, ada regulasi yang menjadi dasar & pedoman KPU terkait penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi.

Sebagaimana yang tertuang pada PKPU nomor 6 Tahun 2020 Pasal 9 dinyatakan bahwa, “Kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimbingan teknis, sosialisasi, dan/atau kegiatan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4) huruf d dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)”.

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, KPU sebagai pihak penyelenggara akan selalu berupaya melaksanakan sosialisi lebih masif lagi tentang peraturan KPU tersebut kepada seluruh pihak yang terlibat pada pelaksanaan Pilkada 2020 baik terhadap tiap pasangan calon, partai politik dan masyarakat.

“Berkaitan dengan tahapan-tahapan Pilkada 2020 ini, kita lebih menekankan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan-aturan kepemiluan dan juga tentunya pemilihan kali ini akan berbeda dengan sebelumnya, kita (KPU) mengedepankan protokol kesehatan. Ada juga 9 hal baru dalam pemilihan di TPS nanti yang kita sosialisasikan”, jelasnya.

“Apalagi saat memasuki tahapan kampanye dan pemungutan suara. Karena tahapan tersebut berpotensi penumpukan massa, maka KPU senantiasa mengingatkan kontestan dan Pimpinan Parpol terkait peraturan yang menyangkut protokol kesehatan, dengan berbagai konsekuensinya”. Tambahnya.

Menerapkan protokol kesehatan seperti melakukan pemeriksaan kesehatan, menggunakan masker, serta jaga jarak, adalah poin penting yang harus diterapkan saat Pilkada nanti.

“Intinya KPU senantiasa berupaya menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat pada penyelenggaraan Pilkada, baik itu para penyelenggara, tiap pasangan calon, partai politik dan masyarakat pada khususnya. Hal ini demi mewujudkan dan mensukseskan tahapan pilkada yang aman, damai dan sehat meskipun di tengah pandemi Covid-19.” imbuhnya.  (ADj)

©HUPMAS KPU POHUWATO 2020

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *